Minggu, 19 April 2026

Bimtek pengisian Jurnal Double entry Bumdes

 

Kunci Sukses Pemeringkatan BUMDesa: Laporan Keuangan Double Entry & Peran Aktif Pendamping Desa

Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) adalah motor penggerak ekonomi di perdesaan. Namun, untuk bisa berkembang dan bersaing, BUMDesa tidak cukup hanya memiliki unit usaha yang produktif. Sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel adalah fondasi utamanya. Terlebih saat ini, BUMDesa dihadapkan pada agenda penting: Pemeringkatan BUMDesa.

Pemeringkatan BUMDesa bukan sekadar ajang bergengsi. Ini adalah penilaian komprehensif mengenai kesehatan, tata kelola, dan kapasitas usaha BUMDesa. Salah satu indikator penilaian yang paling krusial adalah kualitas laporan keuangan. Di sinilah sistem pencatatan double entry atau pembukuan berpasangan memainkan peran yang tidak bisa ditawar lagi.

Mengapa Double Entry Wajib untuk Pemeringkatan?

Sistem double entry (debit dan kredit) memungkinkan setiap transaksi dicatat pada dua sisi yang saling mempengaruhi. Ini berbeda dengan pencatatan single entry yang hanya seperti buku kas biasa. Dengan double entry, BUMDesa bisa menghasilkan laporan keuangan standar seperti:

  • Neraca: Mengetahui aset, utang, dan modal secara riil.
  • Laporan Laba Rugi: Mengetahui unit usaha mana yang untung dan mana yang merugi.
  • Laporan Arus Kas: Memastikan uang yang masuk dan keluar benar-benar terkendali.

Untuk urusan pemeringkatan, asesor akan sangat fokus pada ketersediaan tiga laporan ini. BUMDesa yang masih menggunakan pencatatan sederhana akan kesulitan membedakan uang kas BUMDesa dengan uang kas pribadi pengurus. Akibatnya, nilai pemeringkatan menjadi rendah, akses ke permodalan pun sulit, dan kepercayaan pemangku kepentingan menurun.

 

 Foto : Pelatihan dan Bimtek Pembuatan Jurnal Double Entry Oleh Korkab Susanto Saputro, ST

 Peran Vital Pendamping Desa: Garda Terdepan Transformasi

Menerapkan double entry bukan hal instan. Butuh pendampingan yang intensif, sabar, dan teknis. Di sinilah peran Pendamping Desa menjadi sangat penting. Sebagai tenaga profesional yang langsung bersentuhan dengan BUMDesa di lapangan, pendamping desa adalah jembatan antara teori akuntansi dengan realitas sosial di desa.

Mereka tidak hanya mengajarkan cara mencatat, tetapi juga:

  1. Memilah mana transaksi usaha dan mana transaksi sosial.
  2. Membuat neraca saldo pertama dari aset yang sudah ada.
  3. Membiasakan pengurus BUMDesa membuat bukti transaksi (kuitansi, nota).
  4. Melakukan supervisi berkala agar laporan tidak molor.

Tanpa peran pendamping desa, sebagian besar BUMDesa akan kesulitan keluar dari kebiasaan pencatatan tradisional yang tidak memenuhi standar pemeringkatan.

Di tengah tantangan implementasi double entry bagi puluhan BUMDesa di wilayahnya, maka muncul ide oleh Tim Pendamping Desa Kecamatan Wera untuk di lakukan bimtek pengurus Bumdes. 

“Kegiatan ini di maksud agar BUMDesa hanya hebat dalam usaha, tapi gagal dalam administrasi. Double entry adalah bahasa bisnis modern. 

Apresiasi untuk Korkab Sebagai Pemateri

Keberhasilan pelatihan ini tentu tidak lepas dari dukungan teknis dan keilmuan dari tingkat kabupaten. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu Korkab (Koordinator Kabupaten) yang telah bersedia menjadi pemateri dalam kegiatan peningkatan kapasitas tersebut.

Materi yang disampaikan sangat aplikatif, mulai dari cara membuat jurnal umum, buku besar, hingga neraca saldo sederhana. Para peserta, termasuk pendamping desa, benar-benar mendapatkan aha moment bahwa double entry tidak sesulit yang dibayangkan asalkan ada panduan dan pendampingan yang tepat. Ilmu dari Korkab inilah yang kini menjadi panduan utama pendamping desa dalam membina BUMDesa menuju pemeringkatan.

Kesimpulan

Pemeringkatan BUMDesa adalah ujian nyata bagi kredibilitas pengelolaan desa. Laporan keuangan dengan sistem double entry adalah jawabannya. Namun, sistem ini hanya akan berjalan jika ada Pendamping Desa yang aktif dan kompeten. 

Mari terus bergandengan tangan. BUMDesa yang maju, laporan keuangannya rapi, pendampingnya profesional, dan pemeringkatannya membanggakan. Sudahkah BUMDesa Anda beralih ke double entry hari ini?

 

Bimtek pengisian Jurnal Double entry Bumdes

  Kunci Sukses Pemeringkatan BUMDesa : Laporan Keuangan Double Entry & Peran Aktif Pendamping Desa Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) ad...